Waktu makan merupakan waktu yang spesial bagi orang tua (red: Parents) bersama buah hatinya. Selain momen kebersamaan, menyuapi si kecil artinya memberikan ruh-ruh kehidupan padanya. Lebih dari sekedar makanan, ada nuansa kasih sayang yang turut menyertai momen sederhana itu

*****.

Setiap orang tua pasti menginginkan si kecil memperoleh nutrisi terbaik dari makanan yang dikonsumsinya. Hal mana dari nutrisi tersebut muncul harapan si kecil akan memperoleh fase tumbuh kembang secara optimal. Dengan demikian, tugas Parents bukan hanya menyediakan makanan terbaik, tetapi harus memastikan bahwa makanan tersebut masih menyimpan nutrisi dan gizi yang tinggi.

Seperti yang Parents ketahui, makanan yang awalnya bernutrisi tinggi bisa berkurang atau bahkan rusak jika cara masak dan penyajiannya kurang tepat. Pada umumnya, nutrisi akan berkurang apabila dimasak dengan suhu tinggi. Sebagai pernyataan sebaliknya, nutrisi akan terjaga apabila makanan diolah dengan baik.

Parents tak perlu gundah. Kini sudah hadir Slow Cooker Baby Safe dengan tipe LB007. Apa itu? Slow Cooker merupakan tools atau alat masak dengan prinsip mematangkan secara perlahan dengan panas yang rendah. Prinsip masak semacam ini berguna untuk melunakkan dan mematangkan bahan masakan, akan tetapi tetap menjaga kandungan nutrisinya. Adanya fungsi timer plus menjadi pembeda Slow Cooker Baby Safe dengan produk lainnya.

Dengan adanya Slow Cooker Baby Safe, Parents bisa membuat MPASI atau kreasi masakan lainnya untuk si kecil dengan mudah dan aman. Parents tidak perlu tegang karena terlalu fokus memasak manual yang tidak bisa ditinggal. Dengan Slow Cooker Parents tetap bisa beraktivitas lainnya sembari menunggu makanan matang tanpa takut gosong. Ohh ya, dengan alat canggih ini Parents juga bisa melunakkan daging dan memasak bubur yang nikmat lho.

Terkadang beberapa konsumen masih mengajukan pertanyaan, “Apakah alat masak ini bisa otomatis mati saat makanan sudah matang?”. Tidak, jawabnya. Slow Cooker berbeda dengan Rice Cooker yang didesain untuk satu macam bahan makanan (seperti nasi) yang bisa diprogram mati secara otomatis. Sedangkan Slow Cooker diperuntukkan untuk berbagai jenis makanan, hal mana setiap bahan makanan memiliki waktu pematangan yang berbeda-beda.

Nah Parents, untuk itu Slow Cooker Baby Safe didesain memiliki multi timer untuk mengatur waktu masak. Parents bisa menentukan sendiri waktu masak yang diperlukan, 2 jam, 3 jam, hingga 4 jam, menyesuaikan jenis bahan masakan. Ohh ya, yang perlu Parents ketahui, meskipun sudah tiba di jam yang telah ditentukan, bukan berarti makanan sudah matang. Menurut kami, Parents tetap harus memastikan makanan tersebut benar-benar matang dengan cara dicicipi atau berdasarkan pengalaman masak sebelum-sebelumnya.

Cara Menggunakan Slow Cooker Baby Safe

  • Cuci bersih bahan makanan yang hendak dimasak dengan air mengalir.
  • Masukan bahan masakan yang sudah dipersiapkan sebelumnya ke dalam panci/mangkok.
  • Untuk komposisi air, sesuaikan dengan jenis masakan yang akan disajikan.
  • Pastikan mangkok tidak terlalu penuh (maksimal 80%) untuk mencegah Slow Cooker meluber.
  • Atur waktu masak sesuai perkiraan yang diperlukan untuk mematangkan masakan.
  • Setelah timer habis, alat akan masuk mode keep warm selama enam jam.
  • Setelah enam jam berlalu, mode keep warm akan berhenti menghangatkan dengan ditandai lampu yang berkedip (berputar)

Nah Parents, setelah makanan dari Slow Cooker Baby Safe sudah dipastikan matang, selanjutnya makanan bisa dikreasikan. Parents bisa menambahkan bahan-bahan pendukung lainnya untuk membuat MPASI. Proses pengolahan berikutnya bisa menggunakan blender atau digeprek-geprek menggunakan sendok untuk menghaluskan serta meratakan makanan. Selamat mencoba. ~